Hari Ke-2 Bayi Kristen

1 Petrus 2:2-3
(2) Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir baru, yang selalu ingin air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, (3) jika kamu benar-benar telah mngecapkebaikan Tuhan.

Siapakah Sebagian Orang Yang Menerima Surat Ini?
Mereka yang menerima surat ini adalah mereka yang sudah dibaptis (lahir baru). 

Bagaimana Anda Dapat Menjadi Seperti "Bayi Yang Baru Dilahirkan"?
Menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan itu dengan cara melakuakan pertobatan dan melakukan yang sesuai dengan pertobatan. Ketika kita sudah tahu dosa kita, kita sudah meminta pengampunan kepada orang yang bersangkutan dan meminta maaf, dan kita meminta pengampunan Tuhan. Setelah melalui tahapan pertobatan, kita siap menerima baptisan. Sesudah dibaptis, kita sudah seperti bayi kembali yang tanpa dosa. 

1 Petrus 3:13-17
(13)Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?  (14)Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.  (15)Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, (16)dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu. (17)Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Apakah Petrus Berpendapat Bahwa Bayi-Bayi Yang Baru Lahir Harus Menunggu Beberapa Waktu Lamanya Sebelum Bersaksi Tentang Iman Mereka?
Tidak, karena dalam ayat ini di jelaskan pada ayat yang ke 15, Kita harus siap sedia disegala waktu untuk memberi pertanggung jawaban. Dalam kondisi siap sedia berarti tidak butuh menunggu waktu, harus dari sekarang.  Ketika kita sudah lahir baru atau bayi kristen, kita harus bertumbuh akan firman untuk lebih dewasa akan firman Tuhan.

Sebagai Seorang "Yang Baru Lahir" Apa Yang Dapat Anda Bagikan Kepada Orang Lain?
Sebagai seorang yang lahir baru, saya akan berbagi keyakinan saya. Saya hidup karena firman. Prioritas dan tujuan hidup saya hanya buat Tuhan. Fokus sama perkara Tuhan. Dulu saya sebelum study bible, saya merasa yang saya lakukan itu sudah baik, tetapi sesudah saya belajar firman, yang saya lakukan itu sudah baik tapi belum tentu benar, dan tidak sesua dengan jalannya Tuhan. Saya merasa melakukan kebohongan untuk kebaikan itu adalah benar, ternyata semua dosa itu sama. Kerap kali saya hanya melakukan pembenaran diri sendiri. Setelah lahir baru, ternyata jalan Tuhan akan hidup kita lebih mudah dan lebih nikmati. Suatu masalah kita terlalu fokus mengandalkan diri sendiri, sementara Tuhan punya rancangan damai sejahtera buat kita. Intinya setelah lahir baru, saya tahu jalan hidup saya.

Tuliskan Pendapat Anda Mengenai Apa Yang Berhubungan Dengan Setiap Pernyataan-Pernyataan Di Bawah Ini Dan Mengapa Setiap Pernyataan Ini Sangat Penting Dalam Menjadikan Murid-Murid Yesus:

a). "Tetapi kuduskanlah Kristus dalam hatimu sebagai Tuhan." (1 Petrus 3:15)
Menguduskan=Mempermuliakan.
Kristus=Juruslamat=Tuhan

Dalam ayat ini, tentang panggilan untuk mempermuliakan Tuhan Yesus dan benar-benar menaruh Kristus di pusat kehidupan kita, sebagai prioritas hidup kita. sehingga kristus benar-benar Tuhan dan nyata dalam hidup kita dan kita mengimaninya.

b). "Siap sedialah pada waktu untuk memberi pertanggung jawab." (1 Petrus 3:15)
Ketika berbicara siap sedia artinya adalah kita sudah siap, dalam hal memberi pertanggung jawab tidak ada lagi hal yang perlu kita takutkan, karna hati kita memang benar-benar sudah siap. Sama halnya dalam realita kehidupan, ketika kita memberikan laporan kerja kepada bos. Jika laporan itu, kita sudah merasa siap, kita tidak perlu kuatir akan waktu, kuatir akan hasil. Karena kita sudah benar-benar melakukannya dengan benar. Sama halnya ketika kita memberikan pertanggaung jawab kepada Tuhan. Ketika hati kita sudah siap, kita tidak lagi dikejar-kejar akan dosa. Dalam ayat ini diingatkan supaya kita mempersiapkan diri, untuk memebri pertanggung jawab.

c). "dengan lemah lembut dan hormat." (1 Petrus 3:15)
Lemah lembut=baik hati dan tidak pemarah
Hormat=patuh, taat dan merendahkan diri.

Menjadi seorang murid harus baik hatidan tidak pemarah dan patuh dan taat kepada Tuhan. Merendahkan diri kepada Tuhan, kepada pembimbing dan juga pemimpin. Ketika kita mau taat sama Tuhan dan merendahkan diri kepada Tuhan, kita sedang belajar untuk berdewasa rohani.

d). "dengan hati nurani yang murni." (1 Petrus 3:16)
Hati nurani=pengetahuan moral, kesadaran moral
Murni=dalam keadaan yang suci

Seorang yang lahir baru atau sudah jadi murid harus memiliki hati nuarani yang murni yang dalam artian, memiliki kesadaran atau pemahaman moral yang masih suci. Ketika kita lahir baru, kita harus memiliki hati yang suci dan jauh dari dosa.

Buatlah keputusan untuk berbicara dengan teman-teman yang berada di dalam daftar doa anda mengenai Tuhan dan tentukan kapan anda akan berbicara dengan mereka. Doakan mereka satu persatu.
Mereka yang ada didalam daftar Doa saya adalah:
1. Susi adik saya di Tangerang
2. Anri adik saya di Medan
3. Jani, Jodi, dan Doni sahabat saya.
4. Roni sepupu saya di Bandung
5. Sahabat dan teman yang di Balikpapan dan juga diluar Balikpapan.
6. Mantan saya.

Yang pertama saya akan berbicara kepada sahabat saya Jani, Jodi dan Doni dalam minggu ini. Hari ini resolusi saya yang pertama sudah done, mengajak mereka ibadah bersama di GKDI. Tapi itu bukan lah planing utama saya, harapan saya mereka juga bisa jadi murid, supaya hidup mereka dijalan yang benar. Dan kita boleh sama-sama untuk bertumbuh akan firman Tuhan.


Makan siang bersama Jani, Jodi dan Doni





Keyakinan Yang Mendalam

Share This Post

Comments

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar