Yesus Kristus yang mempunyai segala kuasa mengajarkan kepada kita bahwa jemaat punya peranan penting dalam rencanaNya.
Matius 16:16-18
(16)Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!" (14)Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. (18)Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Yesus mendengar pengakuan Petrus bahwa ialah Kristus, Anak Allah; dan segera Yesus berkata: "Di atas batu karang ini aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya." Yesus melihat jemaat sebagai pusat dari rencanaNya. Ia ingin mendirikannya dan bermaksud untuk membangunnya dengan sangat kuat sehingga bahkan kuasa setan sekalipun tidak dapat menahannya. Apa yang dianggap Yesus sangat penting, kita juga patut menggapnya sama. Pernyataan apa saja yang sudah anda ucapkan atau sudah anda dengar dari orang-orang beragama yang meremehkan (atau mengurangi arti) pentinya jemaat?
Buat saya pribadi, jemaat itu memiliki peranan yang sangat strategis buat sendiri yang bisa membantu pertumbuhan rohani saya. Dengan adanya jemaat, saya lebih semangat dan selalu ada yang mengarahkan saya. Ketika kita mendengar meremehkan jemaat, mungkin itu hanya buat orang-orang yang tidak respect terhadap lingkungan dan orang-orang sekitar. Belajar dari ayat ini saya tahu, bahwa Yesus sendiri aja membutuhkan jemaat, apalagi kita yang belum ada apa-apanya ini. Yang masih sering jatuh kedalam dosa. Kita yang masih banyak kekurangan dan masih dan bahkan terus bergantung pada jemaat.
Apa yang akan Yesus katakan tentang itu?
Yesus sendiri mengatakannya akan mendirikan jemaat diatas batu karang. Artinya adalah jemaat yang kuat dan tidak bisa dikuasai maut. Intinya Tuhan mau kita menjadi jemaat yang kuat dan saling menguatkan. Ketika sesama jemaat kita sudah konsisten kepada Tuhan, maka kita akan menjadi jemaat Tuhan yang handal dan tidak gampang dipengaruhi dosa.
Kisah Para Rasul 2:40-47
(40)Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini." (41)Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. (42)Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. (43)Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. (44)Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, (45)dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. (46)Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, (47)sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
Untuk gambaran sejati tentang kita harus berjuang menjadi jemaat seperti apa setiap hari. Apa yang sangat mengesankan bagi anda?
Untuk menjadi jemaat yang sejati adalah menjalani hubungan baik dengan Tuhan dan antar jemaat. Ketika kita sudah punya hubungan baik, maka kita membuat suatu keputusan untuk menyelesai visi misi jemaat. Setiap hari punya kegiatan, punya cerita dan punya sukacita didalam Tuhan.
Buat saya sendiri yang mengesankan dari jemaat itu adalah berasa keluarga sendiri walaupun saya di Balikpapan ini adalah merantau adalah sendiri dan bahkan sigle. Saya merasakan ada sukacita dalam jemaat ini. Satu sama lain saling take care didalam Tuhan. Jadi sangat termotivasi dalam jemaat ini.
Apa yang dapat anda lakukan sekarang dan selama seminggu ini sebagai andil anda untuk dapat tercipta kehidupan seperti ini di antara umat Allah (jemaat)?
Dalam satu minggu kedepan saya ingin lebih dekat kepada semua jemaat. Saya mulai dari grup saya, menjalin komunikasi, saling take care saat teduh, kerohanian dan kehidupan kita. Dengan cara begitu maka akan terjalin kasih. Dan akan menghangatkan suasana di jemaat.
0 komentar:
Posting Komentar