Hari Ke-11 Ajaran Sesat

Roma 1:16-17
(16)Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (17)Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

Sebelum anda mulai, tanyalah diri anda sendiri: "Adakah sesuatu yang menghalangi saya untuk membagikan Firman Allah dengan teman-teman saya?" Jika ada, sesuatu itu harus dimatikan. Ingatlah bahwa Firman Allahlah yang mempunyai kekuatan untuk menyelamatkan.
Buat saya pribadi untuk hal yang menghalangi saya tidak ada. Hanya saja saya kebanyakan berpikir ketika mau membagikan Firman. Saya hanya berpikir nanti dan nanti saja. Sehingga ujung-ujungnya tidak terealisasi. Intinya hati sama pikiran belum sejalan.

1 Korintus 2:1-5
(1)Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. (2)Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. (3)Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. (4)Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, (5)supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Tuliskan dua hal yang diperlukan untuk menyelamatkan diri anda dan orang-orang yang mendengarkan anda.
- Dengan keyakinan akan kekuatan Roh Kudus
- Dengan mengawasi diri sendiri dan ajaran kita sendiri

Semua yang kita ajarkan kepada orang lain tidak mempunyai kekuatan kalau kita sendiri tidak menjalaninya. Biarkan Firman Allah menusuk mereka dan biarkanlah hidup anda meyakinkan mereka bahwa FirmanNya adalah benar.

Titus 2:1
Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:

Apakah ajaran yang sehat dan bagaimana anda mempelajarinya?
Ajaran sehat adalah ajaran yang baik dan benar. Ajaran sehat adalah ajaran rohani. Sumber ajaran sehat adalah Firman. Untuk mempelajari ajaran sehat, mari kita langsung ke sumbernya yaitu Firman melalui baca Alkitab. Saat teduh dan Doa akan membantu pertumbuhan. Follow up study, pendampingan dalam grup (PDG), terbuka dengan pembimbing dan pemimpin dan selalu minta nasehat. Dengan menjalankan itu semua dapat membantu pertumbuhan ajaran sehat.

Bagaimanakah sikap orang-orang yang beribadah terhadap ajaran sehat?
Sumber ajaran sehat adalah Firman. Acuan kita ibadah lewat Firman. Sikap beribadah terhadap ajaran sehat sejalan dengan Firman. Fokus dan Prioritas kita tetap ke Tuhan. Ketika kita benar-benaran beribadah, sikap kita akan sesuai dengan ajaran sehat. Ibadah dan ajaran sehat berbanding lurus. Sama-sama fokus ke Tuhan.

Mengapa penting untuk mempelajari dengan tepat apa yang telah diperintahkan Allah?
Karena dengan kota belajar perintah atau Firman Tuhan,  maka kita akan mengerti. Ketika kita sudah mengerti, kita dapat merealisasikannya dalam kehidupan. Apa yang diperintahkan oleh Tuhan bisa kita lakukan dengan baik. Tidak lagi kita lakukan separuh hati ataupun karena unsur keterpaksaan. Karena dari hati kita mau melakukannya buat Tuhan.

Titus 1:9
dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan sanggup meyakinkan penentang-penentangnya.

Apa yang dapat kita lakukan jika kita berpegang pada ajaran yang sehat?
Ketika sudah berpegang dan hidup dalam ajaran sehat maka pondasi kerohanian kita akan kuat dan kokoh. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat membagikan ajaran kepada orang-orang disekitar kita. Yang kita bagikan bukan lagi gosip tetapi ajaran sehat yang dapat membagikan kerohaniannya. Apa yang kita jalani dan rasakan dapat kita sharingkan ke orang lain. Dan ketika kita membagikan ajaran sehat ke orang-orang disekeliling, kita akan menemukan beberapa dan bahkan banyak yang tidak menerimanya dan bahkan akan menentang kita. Lewat ayat diatas kita akan semakin dikuatkan ndan meyakinkan kita. Kita akan bisa menghadapi penentang dan yang mengolok kita sekalipun pun. Karena ajaran sehat akan memberikan jalan dan hasil yang baik. Percaya Roh Kudus akan bekerja dalam hati kita, yang selalu menguatkan kita ketika kita membagikan Firman.

1 Timotius 6:3-5
(3)Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat — yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus — dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita, (4)ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, (5)percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan.

Tuliskan apa arti ayat ini bagi anda. Apakah hubungan antara ajaran sesat dengan hati atau sikap yang buruk?
Ayat ini mengajarkan saya untuk lebih dewasa memilih ajaran. Karena ajaran sehat hanya ajaran Yesus Kristus yang dapat kita pelajari dari Firman. Ketika sudah paham dan mengerti ajaran sehat, kita akan kuat jika diperhadapkan dengan ajaran sesat dengan hati atau sikap buruk. Dan ajaran sesat tidak pernah ada hubungan dengan sehat. Tetapi ajaran sesat selalu merusak ajaran sehat. Untuk mengantisipasinya, tetap menjaga konsistensi hidup diajaran sehat. Belajar dan selalu belajar Firman dan selalu meminta nasehat pembimbing.

Mengapa menjaga hati agar tetap suci begitu penting dalam hal memahami Firman Allah?
Menjaga hati sama halnya kita menjaga hubungan kita dengan Tuhan. Hati suci akan menjaga hubungan baik kita dengan Tuhan. Supaya hati tetap suci, kita harus selalu hidup dalam ajaran sehat. Intinya tetap didalam Firman, karena ketika kita sudah tidak lagi hidup didalam Firman, maka kita juga tidak suci dan akan lebih mudah terpengaruh dengan dosa. Hal bisa kita lakukan sebagai seorang murid adalah menjaga saat teduh tetap lancar dan berdoa supaya kita tetap menjaga kesucian dengan Tuhan.

Keyakinan Yang Mendalam

Share This Post

Comments

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar