Hari Ke-20 Jika Kita Berdosa

Hari ini mungkin anda telah menyadari bahwa anda tidak melakkukan segalanya untuk Yesus seperti yang anda putuskan kira-kira tiga minggu lalu. Anda ingin mengasihi Dia dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan anda. Tetapi anda telah gagal dalam beberapa hal. Apa yang anda pelajari hari ini akan menjadi sangat penting dalam mengatasi hal ini seumur hidup anda.
Apa yang sudah saya putuskan sebelumnya adalah ingin memprioritaskan Tuhan dan tujuan hidup saya hanya untuk Tuhan. Namun jauh dibalik itu saya kadang tidak konsisten. Untuk saat teduh saja saya harus di support atau diingatkan.

1 Yohanes 1:5-10
(5)Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. (6)Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. (7)Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. (8)Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. (9)Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (10)Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

Pikirkan perbedaan antara terang dan gelap. Pikirkanlah perbedaan anatara sebuah ruang terbuka yang terang dengan banyak jendela dengan sebuah ruang bawah tanah yang gelap gulita. Di ruangan pertama, segalanya terbuka dan terlihat seperti apa adanya. Di tempat satunya, segalanya tersembunyi dan terselubung oleh kegelapan. Apa dimaksud ayat ini saat mengajak kita untuk "hidup di dalam terang"?
Hidup didalam adalah hidup kita sesuai dengan kebenaran. Kita mengerti apa itu kebenaran dan kita melakukan yang sesuai dengan kebenaran itu.

Apakah anda mengerti bagaimana hal ini berhubungan dengan ayat 9 dan himbauan untuk mengakui dosa-dosa kita?
Karena ketika kita hidup dalam terang, kita adalah orang yang mau terbuka, mau mengaku dosa kita. Ketika kita mau mengaku dosa kita, berarti kita siap untuk diampuni dan siap untuk hidup didalam kebenaran.

Kita semua berdosa, dari Kristen yang paling tua sampai yang paling muda. Jika kita berkata kita tidak berdosa, maka kita berdusta (ayat 10). Jadi bagaimana kita harus bersikap dan berbuat?
Kita semua adalah berdosa. Tidak mengenal umur ataupun status. Jika kita berkata kita tidak berdosa, maka kita berdusta. Karena semua manusia berdosa. Tidak ada manusia yang sempurna. Cara kita bersikap adalah kita harus terbuka dan mau mengaku dosa kita. Karena kita tidak akan bisa menutupi dosa kita. Ketika kita mau dengan rendah hati mengaku dosa kita. Dan dengan rendah hati juga kita mau meminta pengampunan.

Apakah kita menutupi dan menyembunyikan dosa-dosa kita?
Buat saya pribadi masih sering menutupi dan menyembunyikan dosa. Kadang yang saya takutkan manusia bukan Tuhan. Saya malu aib saya akan terbongkar dan diketahui banyak orang.

Ataukah kita mengeluarkannya dengan terbuka melalui pengakuan?
Kadang kala ada saatnya saya terbuka dengan siapa saya terbuka dan kapan saya akan terbuka dan di hal-hal mana aja saya terbuka. Saya masih banyak yang harus saya belajar lagi.

Tuliskanlah dua hasil hidup di dalam terang seperti yang diuraikan di ayat 7. Mengapa ayat ini menghibur?
(7)Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Dalam ayat ini kita belajar dua hal yaitu:
1. Hidup dalam terang
2. Disucikan dari dosa

Tuhan menjanjikan kita, ketika kita hidup dalam terang, hidup dalam kebenaranNya. Maka dosa kita akan disucikan. Lewat pertobatan dan melakukan yang sesuai dengan pertobatan itu akan menuntun kita ke dalam hidup dalam terang.

Apakah yang anda pelajari dari ayat ini mengenai hubungan antara sesama di dalam Kristus?
Saya belajar, ketika kita mau menjalin hubungan baik antar sesama kita harus terlebih dulu menjalin hubungan dengan Tuhan. Ketika kita sudah menjalin hubungan dengan Tuhan, secara otomatis hubungan kita dengan sesama juga akan terjalin baik.

Ingatlah ini: Satu-satunya ruang gerak setan adalah kegelapan. Jika kita mengakui dosa kita dan membawanya ke dalam terang, maka kita akan menghancurkan ruang operasinya, dan kita akan menikmati kuasa kasih karunia Allah dan darah Yesus yang menyucikan kita dari segala dosa.

Apakah selama ini anda sudah terbuka akan dosa-dosa anda?
Selama ini saya banyak nego-nego dengan keterbukaan tentang dosa saya. Saya belum sepenuhnya terbuka.

Apakah Allah sudah mengampuni anda?
Ketika saya belum bisa terbuka untuk untuk dosa, saya merasa belum diampuni. Saya merasa ketakutan untuk dosa saya.

Keyakinan Yang Mendalam

Share This Post

Comments

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar