Hari Ke-21 Tidak Sia-Sia

1 Korintus 15:9-11
(9)Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. (10)Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. (11)Sebab itu, baik aku, maupun mereka, demikianlah kami mengajar dan demikianlah kamu menjadi percaya.

Dalam hal apakah anda dapat mengatakan hal yang serupa dengan apa yang dikatakan Paulus di ayat 9?
Bahwasanya kita ini adalah manusia berdosa, betapa hinanya kita ini dihadapan Allah. Kita ini manusia yang tidak layak, namun dilayakan oleh Tuhan.

Apakah yang dimaksudkannya dengan dan kasih karunia Allah takkan sia-sia?
Karena kasih karunia kita tidak sia-sia. Karna kasih karunia kita diselamatkan. Karna kasih karunia kita dilayakkan. Hidup jadi berarti dan begitu berharga di hadapan Tuhan karena kasih karunia.

Bagaimana anda harus menanggapi agar kasih karunia Allah takkan sia-sia?
Cara menanggapi kasih karunia supaya tidak sia-sia adalah dengan cara mengubah cara hidup kita yang lama menjadi cara hidup murid yang sesuai dengan keinginan Tuhan.

Mengapa Paulus menambahkan komentar terakhirnya di ayat 10: "tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku"?
Karena Paulus merasakan di setiap penginjilannya bukan karna kekuatan atau kepintarannya tetapi karena pettolongan Tuhan lewat kasih karunia.

Akhiri pelajaran minggu ini dengan suatu waktu untuk bersyukur dan memuji Allah untuk kasih karuniaNya yang menakjubkan. Renungkanlah bagaimana tersesatnya anda tanpa Dia dan tanpa belas kasihanNya yang besar yang tidak pantas anda terima. Pastikan bahwa di dalam hati anda tidak merasa seperti borang baik. Namun, percayalah bahwa "dengan kasih karunia Allah saya berada di tempat saya berada sekarang". Renungkan dan tuliskanlah apa yang kira-kira akan terjadi kepada anda jika anda tidak menjadi seorang murid. Ceritakanlah ini kepada seseorang yang ingin anda bantu menjadi Kristen. Jadilah seorang Kristen yang bersyukur.
Saya sangat bersyukur karna begitu besar kasih Tuhan buat saya. Saya bisa merasa hari demi hari. Saya bisa jadi murid karna kasih karunia Tuhan buat saya. Saya percaya Tuhan punya rencana dan Tuhan bekerja buat hidup saya.

Ketika dulunya hidup saya hanya sebatas duniawi saja, saya merasakan kehampaan dalam hidup saya. Saya merasa tidak ada yang berubah dalam hidup saya. Karna saya tidak tau prioritas saya apa?

Setelah saya jadi murid, saya merasa sesuatu yang berbeda. Saya tau tujuan hidup saya.

Keyakinan Yang Mendalam

Share This Post

Comments

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar