Hari Ke-27 Sikap Yang Baru

Sewaktu anda membacanya, tuliskan apa yang menurut anda adalah hubungan antar ayat-ayat ini dengan menanggalkan diri lama serta mengenakan diri yang baru.

Filipi 2:14-15
(14)Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, (15)supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

Dalam ayat ini saya belajar tentang berbuat dengan ikhlas dan tulus. Dalam melakukan sesuatu itu harus dengan hati gembira, supaya hasilnya juga baik. Tidak memikirkan apa keuntungan yang kita dapat, tapi lebih ke memulai dan berproses. Apalagi itu untuk Tuhan. Kadang kala kita melakukan sesuatu itu menharapkan imbalan atau keuntungan yang akan kita dapatkan. Sehingga lebih fokus ke hasil daripada proses. Tetapi dalam ayat ini saya semakin dikuatkan, bagaimana berbuat tulus itu akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Akan menjadi terang dan contohan buat orang disekitar kita, sehingga kita menjadi berkat buat orang2 terdekat kita.

Filipi 3:7-11
(7)Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. (8)Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
(9)dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. (10)Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, (11)supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Dari ayat ini saya belajar tentang keyakinan akan Kristus. Saya lebih cenderung mengikut Kristus itu supaya hidup saya bahagia. Lain hal yang diajarkan ayat ini adalah untuk menjadi seorang murid yang memiliki gaya hidup seperti Kristus. Mau menderita seperti Kristus. Motivasi diperbaiki lewat ayat ini, saya mengikut Kristus bukan untuk hidup lebih baik atau supaya saya kaya. Tetapi supaya saya sama seperti Kristus.

Filipi 4:4
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!

Dalam ayat ini, kita diminta untuk senantiasa bersukacita dalam Tuhan. Yang artinya jangan jadikan beban ketika mengikut Kristus tapi menjadi sumber sukacita baik dalam hal apapun. Hal ini mengajarkan kita untuk lebih bersyukur.

Filipi 4:11-13
(11)Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. (12)Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. (13)Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Dalam hidup ini kita memiliki porsi yang berbeda-beda. Rejeki sudah diatur oleh Tuhan sesuai dengan kebutuhan kita. Tuhan telah mencukupkan sesuai dengan kebutuhan kita, bukan sesuai dengan keinginan kita.

Tuliskan reaksi anda terhadap pernyataan berikut: "Di dalam Yesus kita semua perlu menjaga sikap yang baik." Apakah pernyataan itu benar atau salah? Mengapa benar atau mengapa salah?
Pernyataan ini adalah benar. Mengapa benar, karena ketika kita jadi murid maka terjagalah hidup kita yang baik dan benar sesuai dengan Yesus. Ketika kita menjaga dan membiasakan hidup yang baik sesuai dengan ajaran Kristus, maka kita sama seperti Kristus.

Apa hubungan ayat-ayat berikut ini dengan memiliki sikap yang baik?

Yohanes 16:33
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

Memiliki sikap yang baik itu adalah taat. Ketika kita taat dengan Tuhan, sama hallnya kita adalah mau berdamai dengan Tuhan. Ketika kita kita tidak mau taat, maka hidup kita akan menderita. Tetapi ketika kita hidup benar, maka hidup kita akan baik.

Roma 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Sikap baik mengasihi akan mendatang kebaikan buat kita. Ketika kita mau taat, maka Tuhan juga bekerja buat kita.

Yakobus 1:2-4
(2)Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, (3)sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. (4)Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.

Dalam hal ini saya belajar bagaimana memaknai setiap kehidupan itu. Setiap dari kita memiliki musim-musim kehidupan. Jadi tetap berpikir positif dan selalu andalkan Tuhan dalam segala hal. Tetaplah tekun dalam menghadapi masalah untuk mmendewasakan kita.

Apakah akibatnya terhadap orang-orang lain ketika anda membiarkan Tuhan memberi anda sikap yang baik dalam segala keadaan?
Ketika kita mau dibentuk dan mau diajar oleh Firman. Maka jati diri kita dibentuk dengan baik dan benar.

Keyakinan Yang Mendalam

Share This Post

Comments

    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar